Senyawa hidrokarbon yang ada di alam jumlahnya sangat melimpah. Beragamnya senyawa-senyawa hidrokarbon ini sebenarnya bersumber dari sifat khas atom karbon itu sendiri. Mengapa karbon dapat membentuk begitu banyak senyawa dibandingkan dengan unsur lainnya? Sifat apakah yang membedakan atom karbon dengan atom unsur lainnya?
Karbon merupakan unsure kimia non-logam yang dilambangkan dengan C. nama karbon diambil dari kata Latin corbo, yang berarti arang. Dalam tabel periodik, karbo terletak pada golongan IVA dan periode 2. Karbo mempunyai nomor atom Z = 6 dan dapat membentuk isotop-isotop karbon yang penting adalah karbon-12, karbon-13, dan karbon-14.
Sebuah atom karbon dapat bergantung secara kimia dengan atom-atom unsur lain, serta dengan atom-atom karbon yang lain untuk membentuk molekul. Molekul-molekul yang terdiri dari dua tau lebih unsur membentuk senyawa. Karbon dapat membentuk lebih banyak senyawa dibangdingkan yang dapat dilakukan oleh beberapa unsur yang lain kecuali hidrogen. Jumlah-jumlah karbon yang sangat banyak di alam ini tidak terlepas dari sifat-sifat istimewa yang dimiliki oleh atom karbon. Apa saja sifat-sifat istimewa atom karbon tersebut?
1. Atom Karbon Mempunyai 4 Elektron Valensi
Seperti semua atom-atom unsur lainnya, electron-elektron dalam atom karbon terletak pada kulit-kulit di sekitar intinya. Atom-atom karbon mempunyai dua buah electron pada kulit terdalamnya dan kulit ini hanya dapat memuat dua buah elektron, sehingga kulit tersebut terisi penuh. Atom karbon mempunyai empat buah elektron valensi pada kulit selanjutnya. Kulit terluar ini dapat mempunyai delapn elektron, dan atom-atom pada umumnya lebih stabil ketika kulit terluarnya penuh elektron. Untuk mencapai kulit terluar yang penuh atau untuk membentuk konfigurasi oktet, atom karbon membentuk empat ikatan kovalen dengan atom-atom lain. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh atom-atom unsur yang lain, kecuali jika melebihi konfigurasi oktet.
Atom karbon dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom unsure non-logam maupun atom unsure logam. Unsur-unsur yang paling banyak ditemukan membentuk ikatan kovalen dengan atom karbon adalah hidrogen, oksigen, nitrogen, dan unsur-unsur halogen.
2. Atom Karbon dapat Membentuk Rantai Karbon
Atom karbon dengan keempat tangan ikatan itu dapat membentuk rantai karbon dengan berbagai bentuk dan kemungkinan menghasilakan satu jenis senyawa. Semakin banyak kemungkinan, semakin banyak jenis senyawa yang bias dibentuk atom karbon.Beberapa kemungkinan rantai karbon yang dibentuk dapat dikelompokan berdasarkan:
a. Jumlah Ikatan
1) Ikatan Tunggal, yaitu ikatan antara atom-atom karbon dengan satu tangan ikatan (sepasang elektron ikatan)
2) Ikatan Rangkap Dua, yaitu terdapat ikatan antara atom-atom karbon dengan dua tangan ikatan (dua pasang elektron ikatan)
3) Ikatan Rangkap Tiga, yaitu ikatan antara atom-atom karbon dengan tiga tangan ikatan (tiga pasang eketron ikatan)
b. Bentuk Rantai
1) Rantai Terbuka (alifatis), yaitu rantai yang antar ujung-ujung atom karbonnya tidak saling berhubungan. Rantai jenis ini ada yang bercabang dan ada yang tidak bercabang.
2) Rantai Tertutup (siklis), yaitu rantai yang terdapat pertemuan antara ujung-ujung rantai karbonnya. Terdapat dua macam rantai siklis, yaitu rantai siklis dan aromatis.
Aromatis
Rantai siklik
Atom-atom karbon juga dapat dibedakan menjadi atom karbon primer, atom karbon skunder, atom karbon tersier, dan atom karbon kuartener.
1) Atom karbon primer, yaitu atom karbon yang hanya mengikat secara langsung satu atom karbon yang lain.
2) Atom karbon skunder, yaitu atom karbon yang hanya mengikat secara langsung dua atom karbon yang lain.
3) Atom karbon tersier, yaitu atom karbon yang hanya mengikat secara langsung tiga atom karbon yang lain.
4) Atom karbon kuartener, yaitu atom karbon yang hanya mengikat secara langsung empat atom karbon yang lain.
3. Ukuran Atom Karbon Relatif Kecil
Berdasarkan konfigurasi elektronnya, atom karbon hanya mempunyai dua kulit, yaitu kulit K dan kulit L, sehingga ukuran (jari-jari) atom karbon tersebut relatif kecil. Oleh karena itu, pada saat atom karbon berikatan dengan atom unsur lain atau dengan sesama atom karbon, pasangan elektron ikatannya akan tertarik lebih kuat ke inti, akibatnya ikatan kovalen yang dibentuk karbon cukup kuat.













0 komentar:
Posting Komentar